MediaBantenCyber.co.id (MBC), Tangerang — Program mudik gratis Pemkab Tangerang 2026 kembali digelar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, mengajak warga segera mengetahui jadwal dan cara daftar agar bisa memanfaatkan fasilitas angkutan gratis tersebut.
Ajakan itu disampaikan Amud saat bersilaturahmi dengan ratusan warga di Pondok Aspirasi, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Rabu (4/2/2026). Ia menegaskan, program mudik gratis yang difasilitasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang rutin dilaksanakan setiap tahun untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.
“Pemkab Tangerang menggelar mudik gratis setiap tahun. Silakan manfaatkan program ini sebaik-baiknya bagi warga yang ingin berlebaran di kampung halaman,” ujar Amud.
Menurutnya, pendaftaran telah dibuka sekitar dua pekan sebelum Idul Fitri sehingga masyarakat dapat menyesuaikan jadwal keberangkatan. Informasi mengenai persyaratan dan mekanisme pendaftaran juga telah disebarluaskan melalui media massa dan media sosial resmi pemerintah daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Amud yang juga fungsionaris Partai Golkar turut menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas kader, khususnya Srikandi Beringin di wilayah perumahan. Silaturahmi ini, kata dia, menjadi bagian dari konsolidasi sekaligus apresiasi atas dedikasi kader selama ini.
“Hari ini kami awali silaturahmi dengan kader di perumahan, selanjutnya ke seluruh basis kader hingga menjelang Lebaran,” ungkapnya.
Ia menargetkan 6.000 kader di Daerah Pemilihan (Dapil) 4 yang meliputi Kecamatan Rajeg, Sukamulya, dan Pasar Kemis dapat dikunjungi sebelum Idul Fitri.
Dorong Ketahanan Ekonomi Keluarga
Kegiatan tersebut juga dihadiri anggota Fraksi Golkar DPR RI, Andi Achmad Dara, yang tengah melaksanakan kunjungan kerja di daerah pemilihan Tangerang Raya.
Dalam kesempatan itu, Andi Dara mengajak warga, khususnya kaum ibu, menghidupkan kembali budaya bercocok tanam di lahan sendiri sebagai upaya menghadapi potensi inflasi dan kenaikan harga bahan pokok akibat ketidakpastian ekonomi global.
Ia menilai, peran ibu rumah tangga sangat strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Warga pun didorong memanfaatkan lahan terbatas untuk menanam kebutuhan pokok seperti cabai dan tomat serta beternak ayam petelur.
“Budaya ini perlu dihidupkan kembali agar kita tidak sepenuhnya bergantung pada pasar,” ujarnya.
Selain itu, ia menambahkan pemerintah terus membenahi tata kelola subsidi agar lebih tepat sasaran, termasuk sinkronisasi data pelanggan listrik 450 watt dan distribusi pupuk. Efisiensi anggaran pusat dan daerah juga diupayakan agar dana desa dan bantuan sosial dapat terserap tepat waktu tanpa kendala birokrasi. (*)
Berita Terkini
Berita Terbaru
Daftar Terbaru
News
Jasa Impor China
Berita Terbaru
Flash News
RuangJP
Pemilu
Berita Terkini
Prediksi Bola
Technology
Otomotif
Berita Terbaru
Teknologi
Berita terkini
Berita Pemilu
Berita Teknologi
Hiburan
master Slote
Berita Terkini
Pendidikan
Resep
Jasa Backlink
Slot gacor terpercaya
Anime Batch
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.