MediaBantenCyber.co.id (MBC), Tangerang — Suasana sore di kawasan Perumahan Citra Raya mendadak berubah tegang ketika seorang pelajar Sekolah Dasar dilaporkan hilang setelah tersesat saat bermain sepeda. Kepanikan keluarga pecah, hingga akhirnya secercah harapan datang dari respons cepat aparat kepolisian.
Anak tersebut diketahui bernama Ibrahim Mukti, siswa kelas 4 SD. Saat itu, ia tengah berkunjung bersama orang tuanya ke rumah saudara di kawasan tersebut. Namun karena terlalu asyik mengayuh sepeda menyusuri jalanan kompleks yang asing baginya, Ibrahim tanpa sadar semakin menjauh dan kehilangan arah untuk kembali.
Keluarga yang menyadari Ibrahim tak kunjung kembali langsung diliputi kecemasan. Pencarian spontan dilakukan, namun hasilnya nihil. Warga sekitar yang mendapati seorang anak terlihat kebingungan segera melaporkan kejadian itu kepada petugas Polsek Panongan.
Mendapat laporan tersebut, anggota kepolisian bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, petugas turun ke lapangan, menenangkan sang anak, sekaligus menggali informasi mengenai identitas dan alamat tempat tinggalnya. Koordinasi dengan aparat lingkungan pun dilakukan secara intensif untuk mempercepat pencarian keluarga.
Dari hasil penelusuran, Ibrahim diketahui tinggal di Perum Ndaru Estate RT 012/004, Desa Mekarsari, Kecamatan Jambe. Setelah proses pencarian yang menegangkan, momen haru akhirnya terjadi ketika Ibrahim berhasil dipertemukan kembali dengan keluarganya dalam keadaan selamat.
Kapolsek Panongan, IPTU Irruandy Aritonang SH, menegaskan bahwa keselamatan anak menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan laporan masyarakat.
“Kami langsung bergerak cepat begitu menerima informasi. Syukur alhamdulillah, anak tersebut dapat segera kami temukan dan dipertemukan kembali dengan keluarganya dalam kondisi sehat dan selamat. Ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di lingkungan baru atau tempat yang belum dikenal.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa dalam situasi genting, sinergi warga dan aparat dapat menjadi penyelamat. Di tengah kepanikan, respons cepat dan kepedulian menjadi kunci hadirnya akhir yang membahagiakan. (*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.