OpenAI selama ini dikenal sebagai perusahaan di balik teknologi kecerdasan buatan yang digunakan di berbagai platform digital.
Namun, arah baru perusahaan ini mulai terlihat jelas setelah mereka resmi masuk ke ranah perangkat keras.
Pada Mei lalu, OpenAI mengakuisisi startup desain bernama io, sebuah perusahaan yang berada di bawah payung LoveFrom, studio desain milik Jony Ive, sosok legendaris di balik desain ikonik iPhone dan MacBook.
Akuisisi tersebut langsung memicu banyak spekulasi. Pertanyaannya sederhana tapi menggoda: perangkat apa yang sedang disiapkan OpenAI? Kini, rumor terbaru mulai mengungkap jawabannya, dan hasilnya cukup mengejutkan.
Produk Pertama OpenAI: Sebuah Pena, Tapi Bukan Pena Biasa
Menurut rumor terbaru dari akun X Smart Pikachu, produk hardware pertama OpenAI adalah sebuah pena. Namun, ini jelas bukan pena konvensional untuk menulis di kertas.
Perangkat ini digambarkan sebagai pena berbasis AI yang “contextually aware”, atau mampu memahami konteks di sekitarnya.
Meski detail fungsinya masih dirahasiakan, banyak pihak meyakini pena ini akan menjadi perpanjangan alami dari ekosistem AI OpenAI.
Dengan desain khas Jony Ive yang dikenal minimalis dan fungsional, pena ini diperkirakan tidak hanya fokus pada bentuk, tetapi juga pengalaman penggunaan yang benar-benar baru.
Apakah pena ini akan digunakan untuk menulis, merekam ide, memahami lingkungan, atau berinteraksi langsung dengan AI secara real-time? Hingga kini, OpenAI masih menutup rapat informasinya.
Bukan Satu-satunya Perangkat yang Dikembangkan
Menariknya, pena AI ini bukan satu-satunya proyek hardware OpenAI. Rumor menyebutkan bahwa perusahaan juga tengah mengembangkan dua perangkat tambahan. Salah satunya disebut sebagai perangkat audio portabel yang dirancang untuk penggunaan saat bepergian.
Ketiga produk ini dikabarkan akan diposisikan sebagai “third-core devices”—perangkat pendamping yang melengkapi laptop dan smartphone, bukan menggantikannya.
Konsep ini sebenarnya bukan hal baru. Beberapa perusahaan sebelumnya mencoba menghadirkan perangkat ketiga dalam kehidupan digital pengguna, termasuk AI pin, namun sebagian besar gagal menarik adopsi luas.
Dengan pengalaman OpenAI di bidang AI dan sentuhan desain Jony Ive, banyak pihak berharap pendekatan kali ini akan berbeda.
Produksi oleh Foxconn, Bukan di China?
Dari sisi manufaktur, pena AI OpenAI disebut akan diproduksi oleh Foxconn, mitra lama Apple. Produksi kemungkinan besar dilakukan di Vietnam, bukan di China.
Awalnya, Luxshare disebut menjadi kandidat utama, namun OpenAI dikabarkan tidak ingin perangkat kerasnya dibuat di China.
Menariknya, ada juga kemungkinan kecil bahwa sebagian produksi dilakukan di Amerika Serikat, meski hal ini belum dapat dipastikan. Jika benar terjadi, langkah ini bisa menjadi sinyal kuat perubahan strategi rantai pasok OpenAI.
Sekadar informasi, startup io sendiri diakuisisi OpenAI dengan nilai fantastis, mencapai US$6,5 miliar. Namun transaksi tersebut dilakukan sepenuhnya dalam bentuk saham, sehingga tidak ada aliran uang tunai langsung.
Nilai besar ini menunjukkan keseriusan OpenAI dalam membangun masa depan perangkat keras berbasis AI. Bukan sekadar eksperimen, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan kategori produk baru.
Kombinasi AI OpenAI, visi desain Jony Ive, dan dukungan manufaktur Foxconn membuat proyek ini layak untuk diperhatikan. Jika berhasil, pena AI ini bisa menjadi awal dari cara baru manusia berinteraksi dengan kecerdasan buatan.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.