Huawei Cloud baru saja bikin geger dengan mengumumkan sejumlah komitmen penting dalam perhelatan akbar Huawei Cloud Summit Indonesia di Jakarta. Di hadapan lebih dari 500 perwakilan keren dari pemerintahan, dunia usaha, dan para pimpinan ekosistem digital, Huawei Cloud secara tegas mengukuhkan ambisinya untuk menjadikan Indonesia sebagai mesin penggerak utama pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk kawasan ASEAN.
Pengumuman bombastis ini mencakup segala hal, mulai dari rencana peluncuran zona infrastruktur baru yang bakal bikin koneksi makin sat set, kemitraan strategis di bidang AI, hingga inisiatif serius untuk menggembleng talenta digital nasional agar siap tempur di era kecerdasan buatan. Langkah strategis ini menunjukkan bahwa Huawei Cloud benar-benar all-in mendukung percepatan transformasi digital Indonesia.
Inti dari strategi gokil Huawei Cloud adalah penguatan dan pendalaman kolaborasi dengan para pelopor digital Indonesia. Mereka tidak main-main, terbukti dari ekosistem digital yang terus nanjak di Indonesia, di mana Huawei Cloud telah bekerja sama dengan lebih dari 300 mitra untuk melayani pelanggan di berbagai sektor industri non-stop.
Kemitraan strategis ini mencakup kolaborasi raksasa dengan operator telekomunikasi gede seperti Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata, hingga kolaborasi dengan BUMN penting seperti PT PLN. Tak ketinggalan, nama-nama tenar dunia usaha seperti Bluebird, BCA, CT Corp, dan Alfamart juga masuk dalam list kolaborasi ini.
Jalinan kemitraan yang kuat dengan para pimpinan industri ini menjadi kunci utama Huawei Cloud untuk mendorong transformasi digital dan AI di semua sektor, memastikan teknologi canggih ini tidak hanya dinikmati segelintir orang, tetapi juga merata ke seluruh pelosok negeri.
Sunny Shang, President, Huawei Cloud Asia Pacific, dengan penuh semangat menegaskan bahwa era AI sudah di depan mata, dan Indonesia, dengan populasi yang sebesar itu dan perekonomian yang dinamis, berada pada posisi super strategis untuk menjadi kekuatan utama AI di kawasan.
Oleh karena itu, Huawei Cloud berkomitmen penuh untuk terus memperkuat infrastruktur lokal dan kapabilitas AI full-stack mereka, tujuannya hanya satu: mendorong laju transformasi kecerdasan bersama-sama dengan mitra ekosistem.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyambut baik upgrade dan perluasan infrastruktur Huawei Cloud, sembari menegaskan bahwa Indonesia saat ini sedang menuju realisasi peta jalan AI Nasional yang berlandaskan pada percepatan adopsi, etika, kepercayaan, dan inklusivitas.
Kolaborasi dengan pemimpin teknologi global seperti Huawei memang menjadi sangat penting untuk memanfaatkan keahlian internasional dan mendorong pertumbuhan yang inklusif, sehingga mampu membentuk masa depan bangsa yang terhubung dan inovatif.
Komitmen Huawei untuk memperkuat fondasi digital ini ditunjukkan dengan blak-blakan oleh Xin Da Jiang, Chairman, Board of Directors, Huawei Indonesia, yang menegaskan rencana peluncuran Zona Ketersediaan (Availability Zone) keempat dari Region Jakarta Huawei Cloud pada tahun 2026.
Perluasan infrastruktur ini adalah bukti nyata komitmen Huawei untuk memfasilitasi pertumbuhan bisnis yang aman, terukur, dan terus meningkat, sambil tetap menghormati kedaulatan data Indonesia sebagai prioritas utama.
Xin Da Jiang juga mengungkapkan rasa bangganya dapat bermitra dengan para pemimpin industri dan mendukung ratusan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), yang secara tidak langsung telah menciptakan puluhan ribu lapangan kerja dan membina generasi baru talenta digital.
Lebih lanjut, Leon Fang, CEO Huawei Cloud Indonesia, menjelaskan bahwa perluasan hingga empat AZ di Region Jakarta ini akan semakin mendorong inovasi dalam transformasi digital bagi semua kalangan di Indonesia, didukung oleh layanan yang andal dengan ketersediaan tinggi, pemulihan bencana aktif-aktif, dan layanan dengan latensi rendah ke seluruh kepulauan.
“Investasi infrastruktur ini adalah landasan kokoh bagi inovasi, menyediakan fondasi yang tangguh dan berperforma tinggi yang dibutuhkan oleh bisnis di Indonesia untuk memanfaatkan AI dengan penuh percaya diri,” tegas Leon Fang.
Selain penguatan infrastruktur, Huawei Cloud Summit juga menjadi saksi dua kemitraan besar yang bikin heboh. Yang pertama adalah Kemitraan AI Strategis dengan Telkomsel, di mana kedua raksasa ini akan berkolaborasi mengakselerasi kecerdasan industri melalui pemanfaatan kapabilitas AI full-stack milik Huawei Cloud.
Kemitraan kedua adalah peluncuran Layanan Jaringan Distribusi Konten (CDN) bersama dengan Telkom, yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan distribusi konten lokal dan memanjakan pengalaman pengguna di seluruh negeri.
Untuk mendukung semua inovasi ini, Huawei Cloud juga memamerkan rangkaian lengkap teknologi AI mereka. Mulai dari Data Fabric lakehouse berbasis AI untuk analisis data real-time dan data warehouse canggih seperti DWS 3.0, hingga database berkinerja tinggi Taurus DB.
Bagi para pengembang, ada platform all-in-one ModelArts dan platform agen AI Versatile yang siap membantu bisnis membangun dan mengimplementasikan solusi AI secara efisien.
William Dong, President, Huawei Cloud Marketing, menutup dengan pesan bahwa portofolio AI yang terbuka dan lengkap ini dirancang spesial untuk membantu perusahaan di Indonesia menavigasi perubahan cepat, dari AI generatif ke AI agentik, dari umum ke spesifik industri, dan memanfaatkan peluang baru yang berlimpah di era kecerdasan buatan ini.
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.